Rechercher dans ce blog

Saturday, February 1, 2020

Pelaku Penyebar Video Hoaks Bakso Tikus Minta Maaf, Begini Ceritanya - SuaraJatim.ID

SuaraJatim.id - Setelah digemparkan dengan viral video bakso berbahan daging tikus yang menggemparkan warga Kabupaten Madiun, penyebar video tersebut, Ajeng akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Dia mengaku bersalah telah mengunggah video itu dan menyatakan tidak berniat untuk memviralkan video itu.

Peristiwa tersebarnya video viral tersebut bermula saat Ajeng bersama temannya, Dila, makan bakso di warung milik Sugeng yang berada di Desa Kedungmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun pada Minggu (25/1/2020).

Ketika usai menyantap bakso di warung tersebut, mereka memesan satu porsi bakso untuk dibungkus dan dibawa pulang. Namun sesampainya di rumah, Ajeng kemudian memakan bakso tersebut dan menemukan ada sepotong daging berwarna kehitaman di dalam bakso daging tersebut.

Saat itu, ia meyakini potongan daging tersebut merupakan kaki tikus. Keyakinan tersebut menguat, setelah ia mencari referensi di Internet. Lantaran, dia melihat ada kemiripan kaki tikus dengan potongan daging di baksonya.

Dia pun merekam aksinya mengacak-acak bulatan bakso dan menemukan dua potong daging yang diduganya sebagai kaki tikus. Dalam video berdurasi 24 detik yang diunggah dalam status WhatsApp (WA)-nya, Ajeng bersama Dila juga menyebut potongan daging itu adalah kaki tikus.

Namun kemudian, video dalam status WA Ajeng tersebut tersebar ke berbagai grup WA. Bahkan diunggah ke media sosial seperti Facebook dan Instagram, hingga menjadi viral.

"Saya hanya menjadikan video itu status di WA. Saya tidak mengunggahnya di Facebook atau Instagram. Saya hanya mengunggah di status WA, itu pun hanya sebentar," jawab Ajeng seperti diberitakan Madiunpos.com-jaringan Suara.com pada Jumat (31/1/2020).

Meski begitu, Ajeng mengaku tak berniat membuat video tersebut viral. Hal itu dibuktikannya dengan tidak mengunggah video bakso diduga berbahan daging tikus itu di akun media sosial.

Ketika ditanya mengenai tujuan mengunggah video tersebut di status WA, Ajeng mengaku hanya ingin membagikan pengalaman. Selain itu, untuk mengingatkan teman-temannya untuk waspada saat membeli makanan di jalan.

"Saya hanya ingin supaya teman-teman waspada saat membeli makanan. Saya tidak menyangka video ini bakal viral," ujarnya.

Lantaran peristiwa tersebut, Ajeng dan Dila meminta maaf kepada penjual bakso dan Warga Madiun yang sempat resah atas beredarnya video itu. Dia juga berjanji akan lebih berhati-hati saat mengunggah video dengan konten sensitif.

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial.
Dia juga meminta masyarakat melaporkan kejadian-kejadian janggal kepada aparat kepolisian terlebih dahulu sebelum diunggah di media sosial.

"Masalah ini sudah beres. Kalau pengakuan penyebar video ini memang tidak berniat memviralkannya. Hanya diunggah di status WA. Tapi kami masih akan mendalaminya," kata dia.

Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
February 01, 2020 at 09:41PM
https://ift.tt/37KiRH0

Pelaku Penyebar Video Hoaks Bakso Tikus Minta Maaf, Begini Ceritanya - SuaraJatim.ID
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Like It or Not, Trillion-Dollar Titans Lived Up to Earnings Hype - Bloomberg

[unable to retrieve full-text content]

Like It or Not, Trillion-Dollar Titans Lived Up to Earnings Hype  Bloomberg

"like this" - Google News
February 01, 2020 at 07:00PM
https://ift.tt/2tp1T28

Like It or Not, Trillion-Dollar Titans Lived Up to Earnings Hype - Bloomberg
"like this" - Google News
https://ift.tt/2MWhj4t
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Ingin kelola dana Rp 543,6 triliun, begini strategi BPJAMSOSTEK di 2020 - Kontan

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan atau kini dikenal dengan BPJAMSOSTEK menargetkan dana kelolaan tahun ini sebesar Rp 543,6 triliun. Jumlah tersebut meningkat 25,8% dari realisasi tahun lalu yakni Rp 431,9 triliun.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengatakan, target tersebut harus dibarengi penambahan 23,2 juta peserta baru dan penerimaan iuran Rp 87,1 triliun di tahun 2020. 

Baca Juga: Sepanjang 2019, pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan tembus Rp 29,2 triliun

Ia berharap target bisa terpenuhi lewat perbaikan pasar global yang akan memberikan tren positif bagi perekonomian di Indonesia.

“Serta memberikan tren positif bagi pasar tenaga kerja. Dengan begitu, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia juga meningkat,” kata Agus, dalam keterangan pers, Jumat (31/).

Selain optimistis, BPJAMSOSTEK juga bersikap waspada terhadap berbagai tantangan yang bisa muncul kapan saja. Maka itu, Agus akan berupaya memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh kepada pekerja bisa dicapai.

Sepanjang tahun lalu, lembaga negara ini berhasil membukukan penambahan iuran sebesar Rp 73,1 triliun. Iuran tersebut ditambah pengelolaan investasi berkontribusi pada peningkatan dana kelolaan mencapai Rp 431,9 triliun pada 2019.

Baca Juga: Akan ada holding rumahsakit BUMN, begini tanggapan emiten RS swasta

Sementara hasil investasi mencapai Rp 29,2 triliun, dengan Yield on Investment (YOI) sebesar 7,34% atau lebih tinggi dari kinerja IHSG yakni 1,7%. 

Mayoritas penempatan investasi ke surat utang sebanyak 60% dari total dana investasi. Menyusul saham 19%, deposito 11%, reksadana 9% dan investasi langsung 1%.




Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
February 01, 2020 at 04:00PM
https://ift.tt/3901vGw

Ingin kelola dana Rp 543,6 triliun, begini strategi BPJAMSOSTEK di 2020 - Kontan
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

The One Way That Iowa Looks Like the Democratic Party - The Atlantic

Virus Corona Menggila, Begini Pergerakan Harga Emas Sepekan - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dalam sepekan belakangan kembali ke jalur kenaikan tertinggi dalam lima bulan. Hal itu dipicu oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi yang timbul akibat penyebaran virus corona.

Simak selengkapnya dalam infografik berikut ini.

Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
February 01, 2020 at 03:25PM
https://ift.tt/2SfaY66

Virus Corona Menggila, Begini Pergerakan Harga Emas Sepekan - CNBC Indonesia
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

7 Nama Selebriti Ini Sering Salah Ucap, Seharusnya Begini - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Seringkali, nama yang tak biasa membuat orang salah menyebutnya. Saat insiden itu terjadi, bisa saja ada yang memang sengaja melakukannya karena ketidak tahuan cara pengucapan yang benar.

Nah, hal yang sama juga sering terjadi pada artis. Ketimbang bingung, berikut ini nama-nama selebriti yang seringkali salah pengucapan.

Dilansir dari Brightside.me, ini dia.

2 dari 8 halaman

1. Gal Gadot

3 dari 8 halaman

2. JK Rowling

4 dari 8 halaman

3. Shia LaBeouf

5 dari 8 halaman

4. Amanda Seyfried

6 dari 8 halaman

5. Idina Menzel

7 dari 8 halaman

6. Marion Cotillard

8 dari 8 halaman

7. Ewan McGregor

Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
February 01, 2020 at 04:33PM
https://ift.tt/36Kn8sz

7 Nama Selebriti Ini Sering Salah Ucap, Seharusnya Begini - Liputan6.com
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Politikus PKS Usulkan Ekspor Ganja, Begini Awal Mulanya - Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS, Rafli mengusulkan agar pemerinta melakukan budi daya ganja untuk komoditas ekspor. Permintaan tersebut ia sampaikan dalam rapat bersama Menteri Perdagangan di Komisi VI DPR.

Menurut dia, ganja memiliki nilai manfaat tinggi, terutama untuk medis. "Legalisasi ganja yang saya tawarkan merupakan mekanisme pemanfaatan ganja Aceh untuk bahan baku kebutuhan medis dan turunannya berkualitas ekspor ke seluruh dunia," ujarnya dalam pesan tertulis kepada Tempo, Jumat, 31 Januari 2020.

Rafli menjelaskan produk ganja dapat dipasarkan ke beberapa negara yang membutuhkannya. Politikus dapil Aceh ini bahkan menyatakan sudah merancang dua skema pembukaan keran ekspor ganja.

Pertama, menurut dia, pemerintah mesti menetapkan zonalisasi pilot project industri ganja untuk kebutuhan medis dan turununannya. Ia memandang, Aceh cocok menjadi kawasan percontohan karena selama ini ganja dapat tumbuh subur di sana.

Kedua, ujar dia, pemerintah mesti membentuk mekanisme tersistem hingga program ini sukses. Rafli mengklaim idenya datang dari negara-negara luar yang sudah lebih dulu memanfaatkan ganja untuk medis.

"Budi daya ganja ini di negara kita hanya terbentur Undang-undang Nomor 35 Rahun 2009 Pasal 8 ayat 1 tentang Narkotika Golongan 1. Yaitu, (ganja) tidak boleh digunakan untuk kebutuhan medis," ujarnya.

Ia mengimbuhkan, seumpama pemerintah serius menampung usulannya, legislator akan merevisi aturan yang berlaku. Rafli menyatakan, batasan budidaya dan ekspor ganja pun dapat diatur dalam regulasi yang dikawal oleh negara. "Yang terpenting kita harus menutup celah penyalahgunaan," ucapnya.

Selanjutnya, terkait hukum agama, Rafli mengklaim tumbuhan ganja pada dasarnya tidak haram. Menurut dia, ganja dinyatakan haram lantaran bila disalahgunakan.

Ihwal usulan ekspor ganja itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan enggan mengomentari. Alih-alih menanggapi, Luhut justru balik melempar usulan tersebut.

"Tanya saja ke PKS yang mengusulkan," ujarnya sembari berlalu seusai menggelar rapat dengan sejumlah pihak di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat petang, 31 Januari 2020.

Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
February 01, 2020 at 01:35PM
https://ift.tt/37Qd1Uz

Politikus PKS Usulkan Ekspor Ganja, Begini Awal Mulanya - Tempo
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Search

Featured Post

'Kind of the first time we've had an estimate like this': first CDC study on mold finds it's much deadlier than we thought - Fortune

[unable to retrieve full-text content] 'Kind of the first time we've had an estimate like this': first CDC study on mold finds i...

Postingan Populer