Rechercher dans ce blog

Monday, April 6, 2020

Begini Protokol Isolasi Mandiri - BeritaSatu

Jakarta, Beritasatu.com - Karantina atau isolasi mandiri pada prinsipnya adalah memisahkan orang sakit sebagai sumber penularan virus corona (Covid-19) ke orang sehat atau orang yang rentan tertular. Tujuannya agar memutus rantai penularan virus. Namun isolasi mandiri bukan sekadar tinggal di rumah dan istirahat, melainkan ada tata caranya sendiri.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan, orang yang perlu karantina mandiri adalah yang sudah pasti sakit. Sakit dalam hal ini artinya berisiko menjadi pembawa virus dan menularkan ke orang lain. Orang sakit ini bisa didapatkan dengan tiga cara.

Pertama, pasti sakit manakala dari pemeriksaan swab ditemukan ada virusnya. Artinya dia pasti akan menularkan ke orang lain. Kedua, orang yang dari pemeriksaan rapid test atau pemeriksaan cepat hasilnya positif. Diyakini orang ini sakit. Ketiga, orang yang dengan keluhan seperti Covid-19. Paling sering gejalanya adalah panas disertai batuk dan bernapas tidak nyaman.

Tetapi, menurut Yurianto, yang paling banyak sekarang ini adalah orang sakit yang tidak menunjukkan gejala atau dalam kategori kelompok Covid-19 disebut orang tanpa gejala (OTG). Inilah yang oleh sejumlah pakar menyebutnya sebagai silent transmission. Sekitar 60 persen sampai 70 persen penderita tidak menunjukkan gejala.

“Dalam kondisi sekarang sebaiknya begitu ada keluhan kita katakan sebaiknya dia melakukan isolasi diri. Isolasi diri tidak dimaknai mengasingkan diri. Isolasi ini adalah sifatnya isolasi fisik, bukan isolasi sosial yang kemudian dikucilkan dan diasingkan,” kata YuRianto di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Orang yang dengan kondisi tersebut harus melakukan isolasi mandiri. Yurianto mengatakan, isolasi mandiri bukan berarti tidak boleh bertemu anggota keluarga, diasingkan atau dikucilkan. Yang bersangkutan masih boleh interaksi dengan anggota keluarga lain, tetapi jarak kontak fisiknya perlu dijaga.

Setiap orang yang melakukan isolasi diri harus dalam pengawasan petugas kesehatan atau puskesmas setempat. Karantina dilakukan selama 14 hari. Selama masa itu, seseorang yang karantina mandiri perlu memperhatikan protokol berikut.

Yang paling utama adalah jaga jarak atau tidak kontak erat dengan anggota keluarga lain. Menurut Yurianto, isolasi bertujuan menjaga kontak fisik dekat. Karena Covid-19 menularkan lewat droplet, yaitu percikan ludah yang keluar dari orang sakit pada saat batuk, bersin dan berbicara dengan orang sekitarnya. Percikan droplet ini bisa sejauh 1,5 meter. Karena itu disarankan jaga jarak paling aman di 2 meter.

“Jadi kalau misalnya saya merasa harus isolasi diri, saya bisa berada di tengah-tengah keluarga saya, tetapi harus menjaga kontak fisik tidak boleh kurang dari 2 meter dengan anggota keluarga,” kata Yurianto.

Selain jaga jarak, selalu pakai masker apapun jenisnya. Percikan droplet akan tertahan di masker, sehingga tidak mengenai anggota keluarga lain atau menempel di benda sekitarnya. Kemudian yang bersangkutan menggunakan alat makan sendiri, dan tidak makan bersama-sama di satu tempat dengan anggota keluarga lainnya.

Tetapi yang paling penting menurut Yurianto, orang yang sedang menjalani masa isolasi harus selalu senang atau tidak stress. Stress, panik dan ketakutan akan menurunkan imunitasnya. Selain itu, yang bersangkutan juga harus punya kesadaran diri bahwa isolasi mandiri yang dijalaninya adalah bagian dari tanggung jawanya untuk memutus penularan Covid-19 dan melindungi anggota keluarga maupun orang lain di sekitarnya. 

Let's block ads! (Why?)



"Begini" - Google Berita
April 06, 2020 at 01:47PM
https://ift.tt/2V7dZGO

Begini Protokol Isolasi Mandiri - BeritaSatu
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

'Why did emotional Bannan exit unfold like this?' - BBC

[unable to retrieve full-text content] 'Why did emotional Bannan exit unfold like this?'    BBC "like this" - Google Ne...

Postingan Populer