
Huawei berniat menjual perangkatnya ke pasar global walaupun sudah tidak disertai layanan Google Mobile Services (GMS). Ditambah lagi, perusahaan itu juga memperluas portfolio aplikasi di AppGallery, toko aplikasi mandiri yang dibuat untuk menggantikan GMS.
Selain AppGallery, Huawei juga menyertakan mesin pencarian terbaru bernama AppSearch. Alat pencarian itu sudah dikenalkan lewat situs Jerman perusahaan.
"(AppSearch) masih dalam tahap pengujian," kata perusahaan dalam unggahannya, dikutip dari GSM Arena, Senin (23/3/2020).
Baca Juga: Amerika Lobi Sekutu untuk Blokir Huawei Raksasa China, Mayoritas Responnya Bikin Kecewa!
Mesin pencarian itu disebut-sebut bakal menampilkan aplikasi yang sesuai dengan kemampuan ponsel Huawei milik pengguna dari beberapa sumber.
Saat ini, ada lima toko aplikasi alternatif yang digandeng oleh Huawei dan itu meliputi: APKMirror, APKMonk, APKPure, Huawei AppGallery, dan Amazon App Store.
Singkatnya, seluruh konten yang ditampilkan di AppSearch disediakan oleh pihak ketiga, kemudian diurutkan berdasarkan wilayah, popularitas, dan tujuan.
"Begini" - Google Berita
March 23, 2020 at 07:43PM
https://ift.tt/2QEV1Gl
Kehilangan Akses ke Aplikasi Google, Huawei Uji Coba Mesin Pencarian Mandiri! Begini Konsepnya - WartaEkonomi.co.id
"Begini" - Google Berita
https://ift.tt/2SRqpmF
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment